{"id":506,"date":"2023-11-14T11:27:33","date_gmt":"2023-11-14T11:27:33","guid":{"rendered":"http:\/\/yayasankakak.org\/?p=506"},"modified":"2023-11-14T12:37:18","modified_gmt":"2023-11-14T12:37:18","slug":"aksi-car-free-day-perempuan-lintas-agama-perempuan-untuk-perdamaian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yayasankakak.org\/?p=506","title":{"rendered":"AKSI CAR FREE DAY PEREMPUAN LINTAS AGAMA \u201cPEREMPUAN UNTUK PERDAMAIAN\u201d"},"content":{"rendered":"\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"500\" height=\"375\" class=\"wp-image-507\" style=\"width: 500px;\" src=\"http:\/\/yayasankakak.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/WhatsApp-Image-2023-11-14-at-18.24.58_81f12939.jpg\" alt=\"\" srcset=\"https:\/\/yayasankakak.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/WhatsApp-Image-2023-11-14-at-18.24.58_81f12939.jpg 1024w, https:\/\/yayasankakak.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/WhatsApp-Image-2023-11-14-at-18.24.58_81f12939-300x225.jpg 300w, https:\/\/yayasankakak.org\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/WhatsApp-Image-2023-11-14-at-18.24.58_81f12939-768x576.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><\/p>\n\n\n\n<p>Minggu, 25 Juni 2023. Yayasan KAKAK kolaborasi dengan perempuan lintas agama<br>aksi Car Free Day dengan tema \u201c Perempuan Untuk Perdamaian\u201d . Aksi ini dilakukan<br>pada pukul 06.00 &#8211; 09.00 di Jalan Slamet Riyadi, tepatnya di depan Loji Gandrung. Kegiatan<br>kolaborasi ini merupakan tindak lanjut dari diskusi perempuan lintas agama, yang<br>merekomendasikan untuk melakukan kegiatan kolaborasi dan berbagi tanpa melihat latar<br>belakang agama dan kepercayaan.<br>Perdamaian menjadi salah satu yang harus disuarakan karena banyaknya<br>perbedaan di sekitar kita. Apalagi Indonesia yang kaya akan keberagaman mulai dari suku,<br>budaya atau agama serta keyakinan atau lainnya. Perbedaan agama dan keyakinan tidak<br>boleh menjadi alasan timbulknya konflik. Yang harus ditekankan adalah pentingnya untuk<br>saling menghormati antar umat beragama yang dianut oleh masing masing individu.<br>Negara menjamin warganya untuk beribadah sesuai dengan agama dan keyakinan masing<br>masing, hal ini dituangkan dalam Pasal 28 E UUD 1945.<br>Komitmen Indonesia terhadap pelibatan perempuan dalam proses penyelesaian konflik<br>ditunjukkan dalam RAN P3AKS (Rencana Aksi Nasional Pemberdayaan dan Perlindungan<br>Perempuan dan Anak dalam Konflik Sosial) dan tercatat menjadi penyumbang women<br>peacekeepers atau agen penjaga perdamaian perempuan terbesar ke-7 di dunia dan<br>pertama di Asia Tenggara. Peran dalam menciptakan perdamaian dalam keberagaman<br>agama dan keyakinan ditentukan oleh sikap seseorang. Sedangkan sikap seseorang itu<br>dipengaruhi oleh 4 lingkungan yaitu keluarga, masyarakat, sekolah serta media<br>cetak\/elektronik atau media sosial. Peran perempuan sangat menentukan bagaimana sikap<br>seseorang dimulai dari keluarga. Karakter atau perilaku yang mengedepankan perdamaian<br>harus tumbuh dan dikembangkan mulai dari lingkup keluarga. Hal itulah yang perempuan<br>harus hadir dan disitulah kunci bagi perdamaian yang dimulai dari skala kecil hingga dunia.<br>Sekian siaran pers ini disampaikan. Di media sosialpun perempuan bisa mempromosikan<br>informasi atau konten yang mengutamakan sikap saling menghargai dan menghormati<br>perbedaan agama dan keyakinan.<br>Shoim Sahriyati Direktur Yayasan KAKAK mengatakan bahwa, \u201cKelompok perempuan<br>memiliki potensi yang besar dalam mengembangkan harmoni dan kerukunan umat<br>beragama dan berkeyakinan. Aksi ini untuk mengajak dan menyadarkan peran dan potensi<br>perempuan untuk mengembangkan sikap, cara pandang dan praktek beragama yang<br>mengedepankan nilai penghargaan dan pernghormatan pada orang lain. Seorang ibu<br>(perempuan) dalam keluarga menjadi role model bagi anak-anak mereka sehingga anak<br>akan mengembangkan hal yang sama. Selain itu perempuan juga memiliki kelompok,<br>komunitas atau organisasi yang mereka bisa menekankan nilai penghormatan dan<br>penghargaan sehingga menjadi sebuah pembiasaan\u201d<br>Sementara perwakilan dari Jamaah Muhajirin khususnya komunitas jumat berkah Ibu Eri<br>menuturkan, kegiatan berbagi dan perempuan untuk perdamaian sangat seru sekali, karena<br>kita bisa berkumpul dengan berbagai latar belakang yang berbeda. Kami merasa senang bisa<br>merasakan kerukunan, dengan perbedaan yang ada dan dengan kegiatan ini secara<br>bersama sama membuat bahagia.<br>Kegiatan ini membuktikan kepada khalayak umum bahwa peran perempuan sangatlah<br>penting dalam mewujudkan perdamaian antar umat beragama dan berkeyakinan. Wujud<br>nyata dan aksi nyata sekecil apapun dapat dilakukan perempuan dalam mewujudkan<br>perdamaian antar umat beragama. Gerakan berbagi sayur ini tidak melihat latar belakang<br>agama dan kepercayaan. Mari berperan untuk mengajak masyarakat agar menghargai<br>setiap perbedaan yang ada, tutup Sulastrini dari perwakilan Penghayat.<\/p>\n<div align=\"right\"><div class=\"sharexyWidgetNoindexUniqueClassName\"><div id=\"shr_77015261\"><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Minggu, 25 Juni 2023. Yayasan KAKAK kolaborasi dengan perempuan lintas agamaaksi Car Free Day dengan tema \u201c Perempuan Untuk Perdamaian\u201d . Aksi ini dilakukanpada pukul 06.00 &#8211; 09.00 di Jalan Slamet Riyadi, tepatnya di depan Loji Gandrung. Kegiatankolaborasi ini merupakan tindak lanjut dari diskusi perempuan lintas agama, yangmerekomendasikan untuk melakukan kegiatan kolaborasi dan berbagi tanpa <a class=\"more-link\" href=\"https:\/\/yayasankakak.org\/?p=506\">Continue reading <i class=\"fa fa-chevron-right\"><\/i><\/a><\/p>\n<div align=\"right\">\n<div class=\"sharexyWidgetNoindexUniqueClassName\">\n<div id=\"shr_77015261\"><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_joinchat":[],"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[],"class_list":["post-506","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-keberagaman"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yayasankakak.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/506","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yayasankakak.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yayasankakak.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yayasankakak.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yayasankakak.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=506"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/yayasankakak.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/506\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":508,"href":"https:\/\/yayasankakak.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/506\/revisions\/508"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yayasankakak.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=506"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yayasankakak.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=506"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yayasankakak.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=506"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}